SOLOG · Software Logistik Indonesia

Satu alur kerja untuk seluruh operasi logistik Anda.

SOLOG adalah software logistik terintegrasi untuk bisnis transportasi, freight forwarding, EMKL, pergudangan, dan depo kontainer di Indonesia. Dari penawaran tarif sampai laba-rugi per job order, seluruh proses bekerja dalam satu sumber data, tanpa input ulang antar divisi.

Operasi terhubung

Satu sumber data

Alur kerja

Quote → Cash

Software Logistik Terintegrasi untuk Bisnis Indonesia — ilustrasi platform SOLOG

Sejak 2002

pengembangan solusi logistik

6 tahap

metodologi implementasi

5+ segmen

bisnis logistik Indonesia

Platform terintegrasi

Software logistik terintegrasi: satu data bergerak bersama pekerjaan.

SOLOG menghubungkan alur komersial, eksekusi, kolaborasi lapangan, dan finansial.

01

Job order terhubung dari penawaran hingga invoice

Terhubung dengan modul lain agar keputusan tidak berhenti pada satu divisi.

02

Kontrol biaya, HPP, margin, dan akuntansi

Dapat dikonfigurasi melalui assessment proses dan kebutuhan implementasi.

03

TMS, WMS, fleet, portal vendor dan pelanggan

Dilengkapi kontrol akses, status, dokumen, dan laporan untuk evaluasi.

Dari peluang hingga laporan keuangan.

Status, biaya, dan dokumen mengikuti pekerjaan dari awal sampai selesai.

1

Lead

2

Quotation

3

Kontrak

4

Job order

5

Eksekusi

6

Invoice

7

Akuntansi

Fondasi implementasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Ruang lingkup, peran, data, dan hasil dievaluasi bersama sepanjang proyek.

Assessment proses

Memetakan alur kerja nyata, peran pengguna, sumber data, dan hambatan utama.

Ruang lingkup jelas

Prioritas modul, integrasi, tahapan, dan kriteria penerimaan didokumentasikan.

Kolaborasi pengguna

Tim operasional terlibat dalam validasi alur, pelatihan, dan pengujian.

Dukungan berkelanjutan

Evaluasi adopsi, perbaikan, dan pengembangan dilakukan setelah implementasi.

Pertanyaan yang sering dibahas.

Jawaban awal sebelum sesi assessment.

Ya. Konfigurasi dan ruang lingkup ditentukan melalui assessment proses, data, peran pengguna, serta kebutuhan integrasi.
Kebutuhan API, ERP, akuntansi, GPS, telematika, dan pertukaran data dipetakan pada tahap awal, mengikuti prinsip interoperabilitas seperti pada Logistics Performance Index dari World Bank.
Implementasi berjalan bertahap dari assessment, definisi ruang lingkup, desain, pengembangan, deployment, hingga evaluasi.

Langkah berikutnya

Petakan proses logistik Anda bersama tim SOLOG.

Mulai dari satu proses nyata, lalu tentukan prioritas implementasi yang paling relevan.